Bukan Sekedar Perempuan

di-malioboro.jpg 

SELAMAT JALAN ANANDIA SANDI YUDHA PRADHANA

 

Poltangan, Juli 2006

 

Berakhir sudah harapan pertama kami, satu kejadian yang memberikan asa baru bagaikan cahaya di ufuk timur yang baru terbit. Sinarnya dalam beberapa bulan ini menerangi jiwa-jiwa yang sudah mulai layuh dan letih menyikapi kenyataan, kehadirannya telah memulai satu episode baru yang menggembirakan sekaligus mendebarkan.

 

Dan akhirnya sinar itu telah pudar, telah menghilang sebelum terlihat nyata mampu menerangi dan memayungi kehidupan ini, bahkan sebelum terbenam dari pencapaiannya yang utuh. Yach, dia bagaikan sinar mentari di fajar hari yang sudah tersapu awan mendung yang tak berkesudahan.

 

 

 

Aku tidak tahu seperti apa dirimu

Bagaimana wujud dan rupamu

Aku belum sempat tahu

Untuk bisa menandaimu

 

Maukah kau menungguku

Berdiri di alammu

Dapatkah kau mengenaliku

Datang dan menghampiriku

 

Beri aku uluran tanganmu

Agar aku bisa merasakanmu

Sentuh aku dengan hatimu

Untuk jiwa yang selalu merindumu

Tanggapan

  1. hai, shanti
    semoga masih ingat aku teman sekelasmu di SMA I WATES. Aku pernah ke rumahmu (dulu tinggal di dekat sekolah kita/rumah dinas tentara?)
    salam
    winarni


Beri tanggapan

Your response: